Agen Poker | Daftar Poker Online Terpercaya

Pelatih Bulutangkis Hendry Saputra Memiliki Gejala COVID-19

Pelatih Bulutangkis Hendry Saputra Memiliki Gejala COVID-19 – Kepala pelatih tim bulutangkis tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra menunjukkan gejala COVID-19.

Hendry termasuk di antara 24 pemain, pelatih dan ofisial yang saat ini menjalani karantina sendiri setelah tiba dari turnamen All England minggu lalu.

Pelatih Bulutangkis

Asosiasi Bulutangkis Indonesia (PBSI) mengatakan pelatih, yang secara langsung menangani bakat seperti Anthony Ginting dan Jonatan Christie, telah mengeluh tentang kesehatannya yang memburuk pada hari ketujuh setelah tiba dari Inggris.

Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengkonfirmasi status Hendry pada hari Selasa, mengatakan bahwa asosiasinya telah mengambil tindakan segera sesuai prosedur segera setelah Hendry mengeluh tentang kesehatannya. PBSI mengisolasi semua individu yang telah melakukan kontak langsung dengan pelatih dan menutup kamp pelatihan Cipayung di Jakarta Timur kepada orang luar.

Memang benar bahwa Hendry sekarang dalam pengamatan tetapi dia masih perlu menjalani serangkaian tes COVID-19. Kami telah menerima laporan dari tim medis bahwa Hendry sedang menunggu tes swab untuk menentukan apakah ia memiliki COVID-19, kata Achmad dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa Hendry saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit PELNI di Jakarta Barat.

Salah satu anggota tim medis PBSI, Octaviani, mengatakan gejala awal yang diderita oleh Hendry termasuk demam, lemas dan mual.

Setelah melakukan CT scan, [kami] menemukan bintik-bintik di paru-parunya, sedangkan pelatih Hendry tidak memiliki riwayat penyakit paru-paru. Untuk dalam menentukan apakah dia terkena COVID-19 positif, kita harus melakukan tes swab, dan kita masih menunggu [tes] itu, katanya.

PBSI juga akan melaporkan kasus ini ke Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui kepala divisi Hubungan Internasionalnya Bambang Roedyanto, karena Hendry adalah bagian dari pasukan yang dikerahkan ke All England. Kartu Poker

Achmad kemudian menyarankan semua pemain yang berada di luar kamp pelatihan untuk tidak mengunjungi markas sampai akhir minggu ini.

Kepala departemen pengembangan dan pencapaian PBSI Susi Susanti mengatakan program pelatihan telah disesuaikan karena situasi saat ini.

“Kami terus berlatih, tetapi kami telah menyesuaikan program dengan mempertimbangkan kesehatan para atlet. Kami berusaha mempertahankan kinerjanya. Jadwal pelatihan telah diatur sehingga tidak semua pemain berlatih bersama. Kami juga menyarankan atlet untuk menjaga jarak satu sama lain, ”katanya.

Dinas Kesehatan Jakarta Timur mengunjungi markas PBSI di Cipayung untuk memberikan informasi mengenai gejala COVID-19 dan perawatan pertama yang harus diberikan kepada siapa pun yang diduga terjangkit virus tersebut. Agensi juga telah mendaftarkan orang-orang yang telah melakukan kontak langsung dengan Hendry.

Please follow and like us:
error